I'm moving my writings to a new home but this account is still active. I need it for online shopping. Harhar. Toodle-loo people!  INIGO 5 MOS:- Mulai bosan bermain dengan posisi telentang dan telungkup. Maunya duduk walaupun masih miring ke kanan dan kiri.
- Mulai mengenal bermacam tekstur dengan tangan, lebih pintar menggapai dan menggenggam sesuatu.
- Suka menjulurkan lidah untuk 'menangkap' semua hal yang menyentuh pipi atau mulutnya (kamu ini bayi atau kodok sih, Go?). Termasuk air yang mengalir dari kepala ke mukanya saat mandi.
- Rasa penasarannya sangat tinggi, semua mau dijelajah dan dilihat tak terkecuali bagian dalam tong sampah.
- Pertama kali merasakan dipijat. Reaksi: tidak menangis, cenderung menikmati..keturunan siapa, nak?
- Beberapa kali berhasil mengubah posisi dari telungkup ke telentang tanpa bantuan.
As much as I like to talk (around 200 words/minute, LOL) I often find myself lost for comforting words. Maybe I'm just not good when it comes to deal with emotions. Just like earlier today, my mom text me, she said that she's still deeply sad for the lost of my step-dad. I paused for a second before hitting the reply button. What should I write to her? Three billion comforting words will not make my mom's sadness go away in a jiff but I know, every simple word I type will ease her pain (at least I pray for it) at least for a nano second. So I wrote that I understand her pain and it is okay to be sad because it happened so sudden but I'm sure that my step dad wouldn't like to see my mom in tears all the time.
Dear mom, I really really REALLY wish I could kiss your pain away. But I can't. All I know is your a fighter and I'm supporting you to do what you do best: picking up the pieces with your head held up high. I love you.
*also published in my other blog*
-Mulai sadar memiliki kaki (sebentar lagi pasti sudah masuk mulutnya)-Bisa bermain sendiri dengan tenang tanpa harus ditemani (walaupun tetap harus disupervisi karena sudah mulai lasak)-Lebih sering ngoceh, ceramah panjang lebih tepatnya-Lebih mudah dibuat tertawa lebar, kadang sampai cekakakan-Tidur sudah sangat terjadwal baik siang maupun malam hari Happy 4 Months, Love! Dari percakapan hari ini bersama seorang teman baik setelah berbagi cerita soal Om B:
teman: "Kenapa ya, Man orang baik selalu dipanggil Allah lebih dulu?" saya: "I dunno. Mungkin supaya orang-orang di sekitarnya merasa diingatkan oleh Allah untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena pasti kan ketika kejadian, keluarga dan lingkungannya akan terus membahas kebaikan almarhum."
Perfect timing for me.. Living in one area for such a long period of time (say, your entire life?) can make several places near your house memorable. For me, there are two places near my house that has so many memories; good and bad. One is Imam Bonjol Mosque inside this housing complex and two is RS Puri Cinere. Why the mosque? Because I got married there and my mom also remarried at the same place. Those are the happy memories, the sad one? That mosque is also the place where we held my late grandfather and Om B's uhm..memorial before heading to their final resting at Jeruk Purut. Why the hospital? Four months ago surrounded by loved ones I gave birth to Igo there (three of my cousins also born at that hospital) but sadly the place is where grandpa and Om B spent their last moment on earth. Oke, saya tahu waktu untuk memberikan Igo makanan pendamping susu masih dua bulan lagi. Tapi sebagai orang yang (sangat) suka membaca (dan takut hukum trial and error), saya pun mulai mencari informasi seputar makanan pendamping. Kira-kira peralatan apa yang dibutuhkan (sekali lagi, perhatikan kata "butuh" bukan "ingin") dan ragam menu seperti apa yang cocok diberikan di usia enam bulan. Deg-degan? Pasti! Bukan karena Igo anak pertama jadi pengalaman masih kurang tapi lebih kepada fakta bahwa saya tidak bisa memasak. Haha. Gak bisa ya tinggal buka bungkus mi instan? *hush*
Mulailah saya browsing dan bertanya sana-sini. Ternyata..huuuu...pendapatnya banyak sekali. Tidak ada pakemnya. Aduh puyeng. Tapi semakin banyak informasi yang saya terima, semakin saya tahu langkah apa yang harus dilakukan (dan barang apa saja yang tidak perlu dibeli). Febri, yang selalu menerima laporan pandangan mata dari saya, hanya berpesan.."Mudah-mudahan Igo suka masakan ibunya.....yang cuma itu itu saja pastinya". Hahahahaha plak! Tidak cuma itu sih, Febri juga mengingatkan, tak perlu terlalu berhati-hati memilih apa yang akan diberikan kepada Igo (asal tidak keluar jalur saja) karena kami tidak ingin Igo tumbuh menjadi produk dari orangtua yang paranoid.
Hmm..sepertinya menjadi orangtua, trial and error akan selalu ada. Mudah-mudahan error-nya tidak terlalu banyak. Huhu.
PS 1: Untung ada hadiah dari teman berupa food processor set dari Pigeon, kabarnya ini diperlukan untuk menyiapkan makanan pendamping. (thank you, Din!)
PS 2: Buat (jutaan) ibu-ibu yang baca *GR amat*, share juga dong pengalaman kasih makanan pendamping buat anak-anaknya. Menu dan peralatan apa saja yang kira-kira perlu.  | Brakkk!! | Jul 10, '09 12:53 AM for everyone |
Dua hari setelah memilih presiden baru untuk negeri tercinta ini, tinta di kelingking kanan sudah pudar, yang tertinggal hanya di sekeliling kuku saja. Saya jadi ngilu. Karena kelingking kanan seperti korban terjepit pintu. Huhu. Lagi-lagi masalah klasik rumah tangga: soal ART. Baru saja saya diberitahu kalau salah satu ART di rumah akan pulang kampung. Alasannya? Suaminya bertingkah. ART saya ini, sebut saja Mbak T, dulu pernah bekerja di keluarga kami sebagai pengasuh adik yang bungsu. Kerjanya bagus dan punya pribadi yang baik pula. Saya lupa alasan ia berhenti ketika itu. Tapi yang pasti tak lama kemudian, saya tahu dari ART lain kalau Mbak T menikah dan punya satu anak.
Kira-kira dua bulan lalu Mbak T kembali ke Jakarta dan karena di rumah masih butuh tenaga akhirnya ia pun bekerja lagi untuk keluarga kami. Tidak ada yang berubah dari Mbak T, kerjanya tetap rajin. Bedanya, sekarang ia sering membuka album foto berisi foto anaknya. Rupanya ia terpaksa bekerja kembali karena sang suami tidak memiliki penghasilan tetap. Belum lagi kebiasaannya yang suka ngalor ngidul kemana-mana. Selama bekerja, Mbak T rajin menelepon untuk mengecek keadaan anak dan suaminya tapi sayang sang suami tidak mau berbicara dengannya. Alasannya? Ngambek karena ditinggal. WTF? Kalau memang mau istri ada di rumah, cari dong kerja yang benar.
All good things must come to an end. Dua bulan ini pekerjaan di rumah kami selalu beres dan tiba-tiba tadi pagi, salah satu ART melapor. Suami Mbak T bertingkah, ujarnya. Anaknya dititipkan ke mertua (ibu dari Mbak T) dan ia pamit mau bekerja di Kalimantan. Kerja apa ya kira-kira, ternyata sama saja, serabutan tapi pindah pulau. ARGH. Akhirnya Mbak T mau tidak mau harus pulang kampung entah sampai kapan, paling tidak sampai masalah rumah tangganya selesai. Rupanya suami Mbak T ini memang dogol, Mbak T adalah istri yang ketiga (bukan istri ketiga karena poligami). Istri pertamanya ditinggal dalam kondisi hamil dan istri keduanya ditinggal pula setelah anaknya lahir. Mbak T juga salah, kenapa mau dengan laki-laki model seperti itu. Huh.
Saya jadi berpikir, di kampung banyak terjadi kasus seperti yang dialami oleh Mbak T. Oke kalau para lelaki itu meninggalkan istri-istrinya (ini bukan justifikasi ya) tapi anak-anak? Berapa persen wanita di perkampungan Indonesia menikah tanpa wali ayah kandungnya? God, will they ever going to learn? Just like Smokey Robinson, I never knew I would see one of the world's greatest icon put to rest (not in a matter of age though). But I am fortunate to live in a life time where I can enjoy his work straight from the king himself. Marlon was right, we would never know how much The King suffered because the world praised, adored and ridiculed him all in the same time. And what Paris said at the end of the memorial just proved that Michael is just a simple human being like the rest of us.
Rest in peace, Michael. You can jiggy happily with Presley, Hendrix, Marley, Lennon and the other music icon now.
PS: I just found out that Marlon had a twin brother named Brandon..err..Marlon Brandon? Haha, iseng di Sabtu sore. Mengisi waktu sebelum suami pulang dari lemburnya. Hasil di bawah ini didapat setelah menjawab pertanyaan di sini.
Your view on yourself: You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties. The type of girlfriend/boyfriend you are looking for: You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes. Your readiness to commit to a relationship: You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person. The seriousness of your love: Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates. Your views on education Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can. The right job for you: You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life. How do you view success: You are confident that you will be successful in your chosen career and nothing will stop you from trying. What are you most afraid of: You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel. Who is your true self: You are full of energy and confidence. You are unpredictable, with moods changing as quickly as an ocean. You might occasionally be calm and still, but never for long. Siapa yang bilang punya anak laki-laki akan lebih hemat belanja baju, sepatu dan sebagainya dibanding punya anak perempuan? Memang jika dilihat, barang-barang untuk anak lelaki lebih irit model tapi sekalinya ada yang bagus, pasti langsung dibeli. Alasannya? Ya itu..karena jarang-jarang ada yang bagus. Haha.
Dalam waktu seminggu, ada tiga paket datang untuk Igo. Saya memesan dua pre walker shoes dan satu jumper tutup kaki untuk pergi ke dokter dari online store langganan (lihat-lihat). Tobat deh, tobat! Untung bukan saya yang punya rekening BCA tapi si Febri. Berguna untuk mengerem nafsu saya belanja pre walker shoes yang memang lucunya mak..mana tahan.
Apa saya buka online store sendiri ya? Lumayan buat isi-isi waktu luang. I'm hating the fact that I'm addicted to this person full of exaggeration journals. I know I have the power to just close the damn tab but as I say...it's addictive.
I have no one to blame but myself.. *sigh*  | Bum Wear | Jun 27, '09 2:28 AM for everyone |
I must warned you that this journal contain very "ibu-ibu sekali" issue.
I learned from my friends that supermarket and hypermarket often offer pretty huge discount for certain brand of disposable diapers (don't say I didn't warned you). You can get the info from Friday issue of Kompas. I, as the financial minister of the household, find this very very useful. I mean I can get 44 diapers (Igo wears a size M) for only 60K, the regular price is 90-somethingK. The store will only let a customer buy 2 package per visit. Saving 60K is HUGE. On the other hand, Febri sees this "event" as no more than me trying to satisfy my urge to shop. Ah, men just don't get it.
I'm currently trying to persuade him to let me buy the modern cloth diapers (or one size pocket diaper) such as Coola baby or Bumwear. I know it'll cost us a fortune at the beginning but it's such an investment because it can be use over and over again (even later for Igo's little baby sister/brother). But then again, with our current financial condition, I think it's wiser for us to buy disposable diapers. (all pics are taken by Pete Souza)... no need to yap..the pictures speaks itself
A lot of people comment on his rapid weight gain. Some of them expressed how much he has grown into this "bongsor" baby (again..I don't have any comparison so I really don't know whether Igo is big for his age or not but I do realized that he is starting to outgrown his bouncer chair) while others tell me how quickly time passed and now Igo is already three months old. I said "Time sure flies super duper fast when you're not the one who has to get up at midnight to feed the baby." Hahahaha. HAPPY 3 MONTHS, BABY BOY!(6.7 kg, 62 cm on June 3rd) PS: One thing that suck about taking care of a child on your own is when you catched a cold, you don't have a backup player. More reasons to glue myself to the TV: Timothy Hutton, Laurence Fishburne (although I already have the DVDs), Patrick Swayze, Biggest Loser and on July 8th..I'm a Celebrity Get Me Out of Here. Woo-hoo! I'm curious with all the fuss about Speidi (that's Spencer (Pratt) and Heidi (formerly known as Heidi Montag) in case you're wondering) in the show. I heard they caused a commotion..err but then again..it's Speidi, kinda expect that from them.
Hate is such a strong feeling.
But then again my feeling toward this person is pretty strong.
"Lady, just shut your mouth before my foot lands in it."
| |